Sepertinya semua orang tahu bahwa bumi selalu berputar pada porosnya, sehingga adanya siang dan malam. Lalu jika bumi berhenti berputar...
Sepertinya semua orang tahu bahwa bumi selalu berputar pada porosnya, sehingga adanya siang dan malam. Lalu jika bumi berhenti berputar apa yang akan terjadi? Walaupun hal seperti itu mustahil untuk terjadi. Bumi memang akan melambat dan terus melambat hingga bumi tidak dapat berputar lagi, namum hal ini hanya berlaku untuk miliyaran tahun kedepan. Berikut kami akan share 8 Fenomena yang akan terjadi jika hal tersebut menjadi kenyataan, ulasan berikut kami kutip dari keepo.me
1. Navigasi Pesawat Menjadi Kacau
Satelit yang ada di luar angkasa selalui mengikuti putaran bumi dan menyesuaikan dengan waktu yang di darat. Melambatnya rotasi bumi bisa menimbulkan satelit keliru memposisikan pesawat, dan hal ini dapat membuat pesawat mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Yang berarti akan ada banyak terjadinya kecelakaan pesawat terbang. Hingga penerbangan hanya digunakan untuk keperluan penting saja. Para penumpang diharuskan mencari transportasi alternatif yang mengakibatkan kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.
2. Sehari Akan akan Berlangsung Selama 365 Hari
Masalah yang terjadi selanjutnya adalah terjadinya siang dan malam tidak akan sama lagi. Ketika Bumi masih berputar pada porosnya, Matahari dapat kembali ke posisi yang sama setiap 24 jam. Akan tetapi jika bumi berhenti berputar, maka akan memakan waktu selama 365 hari untuk matahari bergerak di langit dan kembali keposisi yang sama. Bukan hanya itu, pergerakan di langit tidak lagi dari timur ke barat, tetapi dari barat ke timur.
sebagian dari bumi akan terpanggang oleh sinar matahari selama setengah tahun, pada saat bagian lain bumi dalam kegelapan. hal seperti ini pasti dapat menghancurkan tumbuhan dan hewan. Dan di kutub-kutub bumi, hanya akan mengalami malam selama seminggu penuh dan kemudian terjadinya siang pun selama seminggu penuh.
3. Bentuk Bumi Akan Berubah Seperti Bola yang Nyaris Sempurna
Sepintas mungkin terjadinya hal ini hanya sebagian kecil jika dibandingkan dengan bencana lain, tetapi bumi akan menjadi bola yang nyaris sempurna. Saat ini bumi masih berputar pada porosnya, untuk menyelesaikan satu putaran membutuhkan waktu 24 jam. Dengan kecepatan rotasi seperti ini yang menyebabkan bumi menonjol keluar di sekitar khatulistiwa, yang menyebabkan bentuk bumi kita menjadi oblate spheroid (bola gepeng). Jika bumi tidak berputar, gravitasi dapat membentuk Bumi menjadi Bola yang nyaris sempurna.
Hal seperti ini terdengar baik dan tidak berbahaya, Akan tetapi pada kenyataanya hal ini dapat menimbulkan masalah yang lebih besar. Karena tonjolan bumi di tengah, lautan mengulur di khatulistiwa sejauh 8 km. Jika bumi berbentuk menjadi bola, lautan di dunia akan ter-redistribusikan, membanjiri banyak wilayah di planet ini dengan volume besar air. Kita akan berakhir dengan menjadi sebuah benua tunggal di sekitar pertengahan planet ini, dengan lautan yang mengelilingi kutub utara dan kutub selatan.
4. Naiknya Tekanan Udara
Tidak hanya lautan, udara bakal mengalir ke khatulistiwa dan menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru-paru kita bisa pecah menghirup udara seperti itu. Sebaliknya, di belahan bumi utara dan selatan sudah seperti tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak-anak dan orang tua akan merasa tersiksa.
5. Punahnya Kehidupan Flora & Fauna
Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan atau kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih lama dari pada biasanya dan juga oleh dinginnya malam yang panjang.
6. Radiasi-Radiasi yang Berbahaya bagi Kehidupan
Seandainya Bumi berhenti berputar, maka akan hilangnya medan magnet bumi, karena rotasi bumilah yang memutar inti logam cair bumi dan menghasilkan medan magnet. Hal ini mengakibatkan tidak akan ada lagi Aurora dan sabuk radiasi Van Allen yang melindungi kita dari sinar kosmik dan partikel berenergi tinggi lainnya, akan lenyap. Hal seperti ini dapat menghancurkan Kehidupan di planet Bumi secara signifikan.
7. Banjir dan Kekeringan
Jika rotasi Bumi melambat, laut akan mengalir ke kedua kutub yang menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.
8. Musnahnya Populasi Manusia
Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (hampir semuanya). Mungkin masih ada sebagian orang yang pindah ke daerah yang tidak kebanjiran dan tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malam sepanjang tahun. Banyak juga tanaman dan hewan yang punah.









